Untukmengerjakan soal ini kita harus ingat bahwa bilangan cacah merupakan bilangan bulat yang dimulai dari nol bilangan asli merupakan bilangan bulat positif dimulai dari 1 dan bilangan ganjil merupakan bilangan yang bukan kelipatan 2 atau bilangan yang tidak habis dibagi dua pada opsi a. Kita diminta himpunan bilangan asli kurang dari 0 Duahimpunan a dan b dikatakan ekuivalen, jika n(a) = n(b). Dua himpunan yang tidak kosong dikatakan saling lepas jika kedua himpunan itu tidak mempunyai satu pun anggota yang sama. Dua Himpunan Dikatakan Sama Jika Kedua Himpunan Itu Mempunyai Angota Yang Sama, Baik Banyak Maupun Unsurnya. Biasanya, materi ini diajarkan untuk siswa/i di sekolah Himpunandisebut ekuivalen jika jumlah anggota kedua himpunan sama. Jadi, di antara pilihan jawaban, pasangan himpunan yang memiliki jumlah anggota sama adalah pasangan pada pilihan (A), yaitu dengan 5 anggota. Duahimpunan dikatakan sama jika kedua himpunan mempunyai anggota yang tepat sama. Perhatikan himpunan-himpunan berikut! P = {4, 5, 7} Q = {7, 4, 5} Pada himpunan-himpunan tersebut dapat diketahui bahwa anggota himpunan P termuat dalam himpunan Q, demikian juga sebaliknya. Jadi, himpunan P dan Q disebut dua himpunan sama, dapat ditulis P =Q. Teksvideo. di sini ada pertanyaan mengenai himpunan kita lihat kita harus menyatakan kumpulan kumpulan berikut yang merupakan himpunan yang mana antara a sampai D Kita harus mengerti himpunan adalah kumpulan benda atau objek yang dapat didefinisikan dengan jelas jadi benda atau objek dalam himpunan harus masuk dalam suatu himpunan dan diketahui bahwa objek yang termasuk anggota himpunan Dilihatdari kardinalitasnya suatu himpunan ada yang merupakan himpunan berhingga dan himpunan tak berhingga. Suatu himpunan disebut himpunan berhingga bila banyak anggota himpunan menyatakan bilangan tertentu, atau dapat juga dikatakan suatu himpunan disebut berhingga bila anggota-anggota himpunan tersebut dihitung, maka proses penghitungannya dapat berakhir. 20 Tuliskan anggota-anggota yang terdapat di dalam himpunan berikut. a. P adalah himpunan nama presiden Republik Indonesia. b. Q adalah himpunan bilangan genap yang kurang dari 10. c. R adalah himpunan nama pulau besar di Indonesia. d. S adalah himpunan faktor dari 36 yang kurang dari 20. e. T adalah himpunan nama benua. f. U adalah himpunan Selanjutnya sebelum mengetahui himpunan bilangan cacah kurang dari 5, yuk simak dahulu penjelasan tentang konsep himpunan yang dikutip dari buku "Pasti Bisa Matematika untuk SMP/MTs Kelas VII" oleh Tim Ganesha Operation berikut ini. Himpunan adalah kumpulan benda atau objek-objek yang telah didefinisikan dengan jelas. Contoh: zIW0. Himpunan Berikut Yang Merupakan Dua Himpunan Yang Ekuivalen Adalah - Himpunan Bagian. Misal nya A dan B merupakan dua bilangan penggabungan dari himpunaan A dan apabila jika semua anggota hiimpunan A ialah anggota pnggabungan antarahimpunaan A dan hiimpunan B, jadi A dapat disebut sama dengan bagian hiimpunan B. ᴄ→ᴐ. Contoh Hiimpunan A=3,6,9} dan hiimpunan B=1,2,3,4,5,6,7,8,9 jadi AᴄB atau BᴐA..himpunan berikut yang merupakan dua himpunan yang ekuivalen adalah, riset, himpunan, berikut, yang, merupakan, dua, himpunan, yang, ekuivalen, adalah LIST OF CONTENT Opening Something Relevant Conclusion 1. Himpunan Bagian Himpunan bagian atau subset adalah himpunan yang semua anggotanya terdapat di dalam himpunan lainnya. Himpunan bagian biasanya disimbolkan dengan "⊂" yang artinya "himpunan bagian dari", sedangkan simbol "⊄" memiliki arti "bukan himpunan bagian dari". Nah, supaya kamu nggak bingung, yuk, perhatikan contoh di bawah ini. By Bella Octavia on January 21, 2022 11 3 Cara Menyatakan Himpunan Matematika - Jenis, Operasi, dan Contoh Soal Hai, Sobat Zenius! Balik lagi bersama Bella yang akan membahas tentang materi himpunan matematika, dari pengertian apa itu himpunan, jenis-jenisnya, hingga contoh soal dan pembahasannya. Ketiga entitas di atas tidak memiliki anggota yang sama, masing-masing memiliki anggota himpunannya sendiri-sendiri. Dengan demikian, hubungan antar himpunan A, B, dan C adalah himpunan yang saling lepas. Perhatikan dua himpunan berikut!perhatikan dua himpunan berikut ini ! A = {2, 3, 5, 7, 9} B = {2, 3, 5, 8, 11} Jika A dan B adalah dua himpunan maka terdapat empat operasi biner, yaitu Operasi gabungan atau union. Himpunan gabungan dilambangkan dengan A ∪ B. Gabungan himpunan A dan B adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota himpunan A dan anggota himpunan B. Dapat ditulis sebagai berikut A ∪ B = {x x ∈ A dan x ∈ B}}. Beberapa contoh himpunan yaitu sebagai berikut. Himpunan siswa kelas VII SMP Juara. Himpunan siswa gemar bermain piano. Himpunan siswa dengan tinggi badan lebih dari 160 cm. Himpunan binatang berkaki empat. Himpunan bilangan prima kurang dari 10. Recommended Posts of Himpunan Berikut Yang Merupakan Dua Himpunan Yang Ekuivalen Adalah 1. Himpunan Semesta 2. Himpunan Kosong 3. Himpunan Bagian 3. Cara Menyatakan Himpunan 4. Operasi Himpunan 1. Irisan Himpunan 2. Gabungan Himpunan 3. Selisih 4. Komplemen himpunan Contoh Soal operasi himpunan 5. Diagram Venn Himpunan Kosong. Perhatikan contoh lain dari himpunan kosong di bawah ini. 1. Himpunan A adalah himpunan siswa TK yang berusia 40 tahun. 2. Himpunan B adalah himpunan nama hari yang berawalan huruf "Y". 3. Himpunan C adalah himpunan bilangan ganjil yang habis di bagi 2. ini beberapa teorema yang berkaitan dengan himpunan bebas linear dan bergantung linear. Teorema 1. Misalkan adalah himpunan yang beranggotakan dua vektor. Himpunan bebas linear jika dan hanya jika tidak ada vektor yang merupakan kelipatan skalar dari vektor diagram venn = {2,3,5} Contoh himpunan tak beririsan Contoh lainnya adalah misalkan A = {s,t,a,m} dan B = {g,i,h} maka =. Diagram venn-nya adalah sebagai berikut = Karena tidak ada anggota yang sama, maka tidak ada daerah yang diarsir atau diwarnai. Referensi lainnya Pengertian Populasi dan Sampel dalam Statistika Contoh Soal Irisan1. Materi Himpunan Kelas 7 Lengkap 2. Rumus Himpunan dan Diagram Venn Tanpa berlama-lama, berikut 30 Soal Himpunan Matematika SMP Kelas 7 Beserta Jawaban. SOAL 1 Pernyataan mana yang bukan merupakan humpunan? a. Himpunan bilangan asli yang kurang dari 6 b. Kumpulan makanan enak c. Gugusan planet tata surya Yang merupakan himpunan kosong adalah. a. Himpunan burung yang tidak dapat terbang b. Himpunan bilangan prima genap c. {x∣x<1,x∊A} d. {x∣x<1,x∊C} PEMBAHASAN Mari kita ulas satu persatu a. Himpunan burung yang tidak dapat terbang, ada beberapa jenis yang tidak bisa terbang. b. Himpunan bilangan prima genap, 2 adalah bilangan + Kumpulan semua bilangan bulat positif Urutan Himpunan Urutan himpunan menentukan jumlah elemen yang dimiliki himpunan. Ini menggambarkan ukuran satu Himpunan. Urutan himpunan juga dikenal sebagai kardinalitas .Jenis-Jenis Himpunan dalam Matematika. Ada beberapa jenis himpunan dalam Matematika sebagai berikut,yaitu 1. Himpunan Kosong. Himpunan kosong merupakan sesuatu himpunan yang tidak memiliki anggota apa pun ataupun juga himpunan dengan kardinalitas 0. Himpunan kosong tidak memiliki anggota apa pun, ditulis sebagai berikutDalam matematika, himpunan disebut juga kumpulan, kelompok, gugus, atau set dapat dibayangkan sebagai kumpulan benda berbeda yang terdefinisi dengan jelas dan dipandang sebagai satu kesatuan terdefinisi yang jelas itu maka dapat ditentukan dengan tegas apakah suatu objek termasuk anggota suatu himpunan atau bukan. Konsep himpunan seperti saat sekarang ini pertama kali Isi Pengertian Himpunan Notasi Himpunan Jenis dan Macam Himpunan Himpunan Bagian Subset. Himpunan Kosong Nullset Himpunan Semesta Himpunan Sama Equal Himpunan Lepas Himpunan Komplemen Complement set Himpunan Ekuivalen Equal Set Cara Penulisan Himpunan Operasi Pada Himpunan Hukum Aljabar Himpunan Contoh Himpunan Pengertian HimpunanHimpunan Bagian. Misal nya A dan B merupakan dua bilangan penggabungan dari himpunaan A dan apabila jika semua anggota hiimpunan A ialah anggota pnggabungan antarahimpunaan A dan hiimpunan B, jadi A dapat disebut sama dengan bagian hiimpunan B. ᴄ→ᴐ. Contoh Hiimpunan A=3,6,9} dan hiimpunan B=1,2,3,4,5,6,7,8,9 jadi AᴄB atau BᴐA. Conclusion From Himpunan Berikut Yang Merupakan Dua Himpunan Yang Ekuivalen Adalah Himpunan Berikut Yang Merupakan Dua Himpunan Yang Ekuivalen Adalah - A collection of text Himpunan Berikut Yang Merupakan Dua Himpunan Yang Ekuivalen Adalah from the internet giant network on planet earth, can be seen here. We hope you find what you are looking for. Hopefully can help. Thanks. See the Next Post A. Himpunan Kosong. Himpunan kosong adalah himpunan yang tidak mempunyai anggota. Himpunan kosong ditulis dengan notasi {$\$} atau $\varnothing$ Contoh 1. Himpunan bilangan prima antara 7 dan 11. 2. P = {xx < 1, x $\in$ bilangan asli} B. Himpunan Semesta. Himpunan semesta adalah himpunan yang memuat semua objek yang dibicarakan, sehingga himpunan semesta disebut juga semesta pembicaraan. Contoh 1. A = {2, 3, 5, 7, 11} himpunan semesta dari A bisa berupa i. S = bilangan prima, ii. S = bilangan asli, iii. S = bilangan cacah, dan lain-lain. 2. P = {kambing, sapi, kerbau} Himpunan semesta dari P bisa berupa i. S = {hewan berkaki empat} ii. S = {hewan menyusui} iii. S = {hewan pemakan rumput} dan lain-lain. Himpunan semesta dilambangkan dengan $S$. Himpunan semesta digambarkan berupa persegi panjang pada diagram venn. C. Himpunan Tak Berhingga. Himpunan tak berhingga adalah himpunan yang anggotanya tidak terbatas banyaknya, sehingga banyak anggotanya tidak dapat dihitung. Contoh 1. Q = {bilangan asli lebih dari 5} 2. K = {1, 3, 5, 7, . . .} D. Himpunan Berhingga. Himpunan berhingga adalah himpunan yang banyak anggotanya terbatas. Contoh 1. A = {bilangan prima kurang dari 15} 2. P = {6, 7, 9} E. Himpunan Bagian. Himpunan P merupakan himpunan bagian dari Q jika setiap anggota P adalah anggota Q. P himpunan bagian dari Q dituliskan dengan notasi $P \subset Q$. contoh 1. P = {3, 7, 11}, Q = {1, 3, 5, 7, 9, 11, 13} Karena setiap anggota P adalah anggota Q, dengan kata lain semua anggota P termuat di dalam Q, maka himpunan P adalah himpunan bagian dari himpunan Q, ditulis $P \subset Q$ 2. A = {3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}, B = {2, 4, 6} Tidak semua anggota B merupakan anggota himpunan A, sehingga himpunan B bukanlah himpunan bagian dari himpunan A. Setiap himpunan kosong $\varnothing$ selalu menjadi himpunan bagian dari suatu himpunan. Jika banyak anggota himpunan A adalah n, maka banyak himpunan bagian dari A adalah $\boxed{2^n}$. Banyaknya himpunan bagian dari A yang banyak anggotanya m adalah $\boxed{C_{m}^{n} = \dfrac{n!}{n-m!.m!}}$ $n! = n.n - 1.n - 2.n - 3..... Contoh soal 1. Jika A = {5, 9, 11}, maka banyak himpunan bagian dari A adalah . . . . Pembahasan Banyak anggota dari himpunan A adalah 3. Berarti n = 3. Himpunan bagian dari A adalah { } → beranggotakan nol anggota himpunan kosong {5}, {9}, {11} → beranggotakan satu anggota. {5, 9}, {5, 11}, {9, 11} → beranggotakan dua anggota. {5, 9, 11} → beranggotakan tiga anggota. Banyaknya himpunan bagian dari A adalah 8. Banyaknya himpunan bagian dengan nol anggota = 1. Banyaknya himpunan bagian dengan satu anggota = 3. Banyaknya himpunan bagian dengan dua anggota = 3. Banyaknya himpunan bagian dengan tiga anggota = 1. Contoh soal 2. Jika P = {a, b, c, d, e, f}, tentukanlah banyak himpunan bagian dari P dan banyaknya himpunan bagian dari P dengan3 anggota. Pembahasan Banyaknya anggota dari himpunan P adalah 6, jadi n = 6. $\bullet$ Banyaknya himpunan bagian $= 2^n$ $= 2^6$ $= 64$. $\bullet$ Banyaknya himpunan bagian dengan 3 anggota $= C_{m}^{n} = \dfrac{n!}{n-m!.m!}$ $= \dfrac{6!}{6-3!.3!}$ $= \dfrac{6!}{3!.3!}$ $= \dfrac{ $= 20$Hubungan Antar HimpunanA. Himpunan Ekuivalen. Dua himpunan dikatakan ekuivalen jika kedua himpunan tersebut memiliki banyak anggota yang sama. Contoh A = {1, 2, 3, 4} → nA = 4. B = {a, b, c, d} → nB = 4 nA = nB sehingga himpunan A ekuivalen dengan himpunan B, dinotasikan dengan $A \sim B$. B. Himpunan Sama. Dua himpunan dikatakan sama jika kedua himpunan mempunyai anggota yang tepat sama. Contoh A = {1, 2, 3, 4} B = {1, 2, 3, 4} Karena anggota himpunan A tepat sama dengan anggota himpunan B, maka himpunan A sama dengan himpunan B, dinotasikan dengan A = B. C. Himpunan Saling Lepas. Dua himpunan dikatakan saling lepas jika kedua himpunan tidak memiliki anggota persekutuan. Contoh P = {2, 3, 4} Q = {6, 7, 8, 9} Himpunan P dan Himpunan Q tidak memiliki anggota yang sama atau anggota persekutuan, sehingga himpunan P dan himpunan Q adalah saling lepas. D. Himpunan Tidak Saling Lepas. Dua himpunan dikatakan tidak saling lepas jika kedua himpunan memiliki anggota persekutuan, tetapi tidak menjadi himpunan bagian. Contoh K = {3, 4, 5, 6} L = {1, 2, 3, 4, 7, 9} Himpunan K dan himpunan L memiliki anggota persekutuan yaitu {3, 4}, tetapi K bukanlah himpunan bagian dari L dan L bukan himpunan bagian dari Operasi HimpunanA. Irisan Himpunan. Irisan himpunan A dan himpunan B adalah suatu himpunan yang anggota-anggotanya merupakan anggota himpunan A sekaligus anggota himpunan B, atau Himpunan yang anggota-anggotanya merupakan anggota persekutuan dari himpunan A dan himpunan B. $A \cap B = \{xx \in A \; dan \; x \in B\}$ Contoh P = {2, 3, 4, 5, 6} Q = {5, 6, 7, 8, 9, 10} $P \cap Q = \{5, 6\}$ Note $Jika\ P \subset Q \;maka\; P \cap Q = P$ $Jika\ P = Q \;maka\; P \cap Q = P\; atau\; P \cap Q = Q$ B. Gabungan Himpunan. Gabungan himpunan A dan B adalah himpunan yang anggota-anggotanya adalah anggota himpunan A atau anggota himpunan B. $A \cup B = \{xx\in A \; atau \; x\in B\}$ Contoh A = {2, 5, 7, 9} B = {3, 4, 5, 7, 11, 12} $A \cup B = \{2, 3, 4, 5, 7, 9, 11, 12\}$ Banyak anggota dari gabungan dua himpunan $nA \cup B = nA + nB - nA \cap B$ C. Selisih Himpunan. Selisih himpunan $A\ dan\ B$ atau $A - B$ adalah himpunan semua anggota A yang tidak menjadi anggota B. $A - B = \{xx \in A \; dan\; x \notin B\}$ Contoh A = {2, 3, 5, 6, 7} B = {1, 3, 5, 7, 9, 11} $A - B = \{2, 6\}$ D. Jumlah Himpunan. Jumlah himpunan A dan himpunan B adalah himpunan yang anggotanya merupakan gabungan dari himpunan A dan himpunan B, tetapi bukan irisan A dan B. Contoh A = {2, 3, 5, 6, 7} B = {1, 3, 5, 7, 9, 11} $A + B = \{1, 2, 6, 9, 11\}$ E. Komplemen Himpunan. Komplemen Himpunan A adalah suatu himpunan yang anggota-anggotanya merupakan anggota himpunan $S$ yang bukan A. Komplemen dari himpunan A dinotasikan dengan $A'$ atau $A^c$. $A'\ atau\ A^c = \{xx \notin A \;dan\; x \in S\}$Sifat-sifat Operasi HimpunanA. Sifat Komutatif. $\bullet$ $A \cap B = B \cap A$ $\bullet$ $A \cup B = B \cup A$ B. Sifat Assosiatif. $\bullet$ $A \cap B \cap C = A \cap B \cap C$ $\bullet$ $A \cup B \cup C = A \cup B \cup C$ C. Sifat Distributif. $\bullet$ $A \cap B \cup C = A \cap B \cup A \cap C$ $\bullet$ $A \cup B \cap C = A \cup B \cap A \cup C$ D. Dalil De' Morgan. $\bullet$ $A \cap B^c = A^c \cup B^c$ $\bullet$ $A \cup B^c = A^c \cap B^c$Contoh Soal dan Pembahasan Operasi Himpunan1. Di antara kumpulan-kumpulan berikut, yang merupakan himpunan adalah. . . . A. Kumpulan anak-anak yang rajin B. Kumpulan hewan yang bertubuh besar C. Kumpulan guru-guru yang sabar D. Kumpulan hewan berbulu. Kumpulan yang merupakan himpunan adalah kumpulan hewan berbulu, karena definisinya jelas dan bisa didata anggota himpunannya. Rajin, besar, dan sabar sifatnya relatif dan tidak jelas kategorinya. jawab D. 2. Himpunan bilangan prima ganjil yang kurang dari 15 adalah . . . . A. {2, 3, 5 , 7, 11, 13} B. {3, 5, 7, 9, 11, 13} C. {3, 5, 7, 9, 11, 13, 15} D. {3, 5, 7, 11, 13} Bilangan prima ganjil yang kurang dari 15 adalah {3, 5, 7, 11, 13} → D. 3. {4, 5, 6, 7} jika dinyatakan dengan kata-kata adalah . . . . A. Himpunan bilangan asli antara 4 dan 7 B. Himpunan bilangan asli antara 3 dan 8 C. Himpunan bilangan asli dari 3 sampai 8 D. Himpunan bilangan asli dari 4 sampai 8 Himpunan bilangan asli antara 4 dan 7 adalah {5, 6}. Himpunan bilangan asli antara 3 dan 8 adalah {4, 5, 6, 7}. Himpunan bilangan asli dari 3 sampai 8 adalah {3, 4, 5, 6, 7, 8}. Himpunan bilangan asli dari 4 sampai 8 adalah {4, 5, 6, 7, 8}. Jawab B. 4. {3, 5, 7, 9, 11} jika dinyatakan dengan notasi pembentuk himpunan adalah . . . . A. {xx bilangan bulat} B. {xx bilangan asli} C. {x3 ≤ x ≤ 11, x $\in$ bilangan bulat} D. {x3 ≤ x ≤ 11, x $\in$ bilangan ganjil} {3, 5, 7, 9, 11} adalah bilangan ganjil dari 3 sampai 11. Jika dituliskan dengan notasi pembentuk himpunan menjadi {x3 ≤ x ≤ 11, x $\in$ bilangan ganjil} → D. 5. Diketahui A = {y2 < y ≤ 6, y $\in$ bilangan cacah}. Jika dinyatakan dengan mendaftar anggota-anggota dari A adalah . . . . A. {2, 3, 4, 5, 6} B. {3, 4, 5} C. {3, 4, 5, 6} D. {2, 3, 4, 5} 2 $\notin$ A, tetapi 6 adalah anggota A, sehingga anggota A adalah {3, 4, 5, 6} → C. 6. Diketahui P = {xx < 8, x $\in$ bilangan asli}, maka banyak anggota himpunan P atan nP adalah . . . . A. 7 B. 8 C. 9 D. 10 P = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7}, banyak anggotanya adalah 7. Jadi nP = 7 → A. 7. Di antara himpunan-himpunan berikut, yang merupakan himpunan kosong adalah . . . . A. {bilangan prima antara 7 dan 11} B. {bilangan genap habis dibagi 3} C. {bilangan kelipatan 2 dan 5} D. {bilangan cacah kurang dari 2} Tidak ada bilangan prima antara 7 dan 11. Jadi bilangan prima antara 7 dan 11 adalah himpunan kosong. → A. 8. Diketahui A = {4, 6, 8}, B = {1, 2, 3, 4, 6}, C = {0, 2, 4, 6, 8, 10}. Pernyataan yang benar adalah . . . . $A.\; A \subset B$ $B.\; A \subset C$ $C.\; B \subset C$ $D.\; C \subset B$ Setiap anggota A adalah anggota C, maka $A \subset C$ → B. 9. Diketahui P = {a, b, c, d, e, f, g}, banyak himpunan bagian dari P yang mempunyai tiga anggota adalah . . . . A. 10 B. 15 C. 30 D. 35 $n = 7, m = 3$ $C_{3}^{7} = \dfrac{7!}{7 - 3!.3!}$ $= \dfrac{7!}{4!.3!}$ $= \dfrac{ $= 35$ Jadi banyak himpunan bagian dari P yang mempunyai tiga anggota adalah 35 buah. → D. 10. Diketahui A = {x2 ≤ x < 6} dan B = {x4 ≤ x ≤ 8}. Maka $A \cap B$ adalah . . . . A. {3, 4} B. {3, 4, 5} C. {4, 5} D. {4, 5, 6} A = {2, 3, 4, 5} B = {4, 5, 6, 7, 8} $A \cap B = \{4, 5\}$ → C. 11. Diketahui P = {faktor dari 18} dan Q = {faktor dari 12}. Maka $P \cup Q$ adalah . . . . A. {1, 2, 3, 4, 6, 12} B. {1, 2, 3, 4, 9, 12, 18} C. {1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18} D. {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 9, 12, 18} Faktor dari 18 1 x 18 2 x 9 3 x 6 Faktor dari 18 adalah {1, 2, 3, 6, 9, 18} P = {1, 2, 3, 6, 9, 18} Faktor dari 12 1 x 12 2 x 6 3 x 4 Faktor dari 12 adalah {1, 2, 3, 4, 6, 12} Q = {1, 2, 3, 4, 6, 12} $P \cup Q$ = {1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18} → C. 12. Diketahui $nA = 20$, $nB = 23$, dan $nA \cap B = 15$, maka n$A \cup B$ = . . . . A. 27 B. 28 C. 30 D. 32 $nA \cup B = nA + nB - nA \cap B$ $nA \cup B = 20 + 23 - 15$ $nA \cup B = 28$ → B. 13. Diketahui himpunan K = {1 < x ≤ 11, x bilangan ganjil}. Banyaknya himpunan bagian dari himpunan K yang mempunyai 3 anggota adalah . . . . A. 4 B. 10 C. 20 D. 35 [Soal UN 2018] K = {3, 5, 7, 9, 11} n = 5, m = 3 $C_{3}^{5} = \dfrac{5!}{5 - 3!.3!}$ $= \dfrac{5!}{5 - 3!.3!}$ $= \dfrac{5!}{2!.3!}$ $= \dfrac{ $= 10$ → B. 14. Diketahui himpunan semesta S adalah himpunan bilangan cacah yang kurang dari 20. A adalah himpunan bilangan prima antara 3 dan 20. B adalah himpunan bilangan asli antara 2 dan 15. Komplemen dari $A \cap B$ adalah . . . . A. {0, 1, 2, 5, 7, 11, 13, 15, 16, 18} B. {3, 4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 17, 19} C. {3, 4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 17, 19} D. {0, 1, 2, 3, 4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 17, 18, 19} [Soal UN 2018] S = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19} A = {5, 7, 11, 13, 17, 19} B = {3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14} $A \cap B = {5, 7, 11, 13}$ $A \cap B'$ adalah himpunan S yang bukan $A \cap B$. Jadi $A \cap B'$ = {0, 1, 2, 3, 4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 17, 18, 19} → E. 15. Wawancara dari 40 orang pembaca majalah diketahui 5 orang suka membaca majalah tentang politik dan olah raga, 9 orang yang tidak menyukai keduanya. Banyak pembaca yang menyukai majalah olah raga sama dengan dua kali banyak pembaca yang menyukai majalah politik. Banyak pembaca yang menyukai majalah politik adalah . . . . A. 8 orang B. 10 orang C. 12 orang D. 14 orang [Soal UN 2018] Misalkan banyak pembaca yang menyukai politik $= x$, maka banyak pembaca yang menyukai olah raga $= 2x$. Pembaca yang suka membaca majalah politik saja $= x - 5$. Pembaca yang suka membaca majalah olah raga saja $= 2x - 5$. Karena jumlah pembaca seluruhnya adalah 40 orang atau nS = 40, maka $x - 5 + 5 + 2x - 5 + 9 = 40$ $3x + 4 = 40$ $3x = 40 - 4$ $3x = 36$ $x = 12$ Banyak pembaca yang menyukai majalah politik $= x = 12$ → C. 16. Jika A = {semua faktor dari 6}, maka banyak himpunan bagian dari A adalah . . . . A. 4 B. 8 C. 9 D. 16 [Soal UN] Faktor dari 6 1 x 6 2 x 3 Jadi, faktor dari 6 adalah {1, 2, 3, 6} A = {1, 2, 3, 6} nA = 4 Banyak himpunan bagian dari $A = 2^4 = 16$ → D. 17. Diketahui A = {xx < 8, x $\in$ C} dan B = {x3 < x ≤ 9, x $\in$ B}, $A \cap B$ adalah . . . . A. {4, 5, 6, 7} B. {4, 5, 6, 7, 8} C. {3, 4, 5, 6, 7} D. {3, 4, 5, 6, 7, 8} [Soal UN] A = {0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7} B = {4, 5, 6, 7, 8, 9} $A \cap B = \{4, 5, 6, 7\}$ → A. 18. Dari 40 orang anggota karang taruna, 21 orang gemar tenis meja, 27 orang gemar bulutangkis, dan 15 orang gemar tenis meja dan bulu tangkis. Banyak anggota karang taruna yang tidak gemar tenis meja dan bulutangkis adalah . . . . A. 6 orang B. 7 orang C. 12 orang D. 15 orang [Soal UN] Perhatikan gambar ! Yang gemar tenis meja saja = 21 - 15 = 6 orang. Yang gemar bulutangkis saja = 27 - 15 = 12 orang. Yang gemar tenis meja dan bulutangkis = 15 orang. Yang tidak gemar tenis meja dan bulutangkis = n orang. Karena jumlah seluruh siswa = 40 orang atau nS = 40, maka $6 + 15 + 12 + n = 40$ $33 + n = 40$ $n = 40 - 33$ $n = 7\ orang$ → B. 19. Dalam sebuah kelas tercatat 21 siswa gemar olah raga basket, 19 siswa gemar sepak bola, 8 siswa gemar basket dan sepak bola, serta 14 siswa tidak gemar olah raga. Banyak siswa dalam kelas tersebut adalah . . . . A. 46 siswa B. 54 siswa C. 62 siswa D. 78 siswa [Soal UN] Lihat gambar ! Yang gemar basket saja = 21 - 8 = 13 orang. Yang gemar sepak bola saja = 19 - 8 = 11 orang. Yang gemar basket dan sepak bola = 8 orang. Yang tidak gemar olah raga = 14 orang. $nS = 13 + 11 + 8 + 14$ $nS = 46\ orang$ → A. 20. Dari 80 orang siswa yang disurvei tentang kegemaran menonton acara olah raga di televisi, diperoleh 48 orang gemar menonton volley, 42 orang gemar menonton basket, dan 10 orang tidak gemar acara tersebut. Banyak siswa yang hanya gemar menonton basket adalah . . . . A. 22 orang B. 28 orang C. 32 orang D. 36 orang [Soal UN] Lihat gambar ! nS = 80 Misalkan yang gemar menonton volley dan basket = n, maka yang gemar menonton volley saja = 48 - n. yang gemar menonton basket saja = 42 - n. yang tidak gemar menonton volley dan basket = 10. $nS = 48 - n + n + 42 - n + 10$ $80 = 100 - n$ $n = 100 - 80$ $n = 20$ yang gemar menonton basket saja $= 42 - 20 = 22\ orang$ → A. Demikianlah Soal dan Pembahasan Operasi Himpunan. Selamat belajar !SHARE THIS POST A. Dua Himpunan yang Sama Perhatikan contoh dibawah ini Ada dua himpunan yang memiliki anggota yang sama, yaitu himpunan A dan B. A = {u,b,i} dan B = {i,b,u} , maka u ∈ A dan u ∈ B, b ∈ A dan b ∈ B, serta i ∈ A dan i ∈ B. Dari himpunan A dan B, setiap anggota A sama dengan anggota pada himpunan B, maka kedua himpunan itu dikatakan sama. Jadi, dua himpunan A dan B sama jika setiap anggota A juga menjadi anggota B dan juga sebaliknya setiap anggota B juga menjadi anggota A. Yang perlu kita ketahui adalah himpunan bagian ditandai dengan lambang ⊂. Misalkan A = {u,b,i}, maka {u} ⊂ A, dapat dibaca bahwa himpunan tersebut memiliki anggota atau beranggotakan u dan ini yang disebut dengan himpunan bagian dari himpunan A, begitu juga dengan b dan juga i merupakan anggota dari himpunan A. Mari kita perhatikan gambar dibawah ini! Dari gambar di atas bisa kita ketahui bahwa anggota dari himpunan A dan B adalah sama. B. Himpunan Bagian Himpunan bagian adalah himpunan yang semua anggotanya ada di dalam himpunan tertentu. Misalkan seperti pada gambar dibawah ini Dari gambar diagram venn di atas, bisa kita liat bahwa B ⊂ A, namun A ⊄ B, tapi A ⊃ B ⊃ dibaca memuat. Jadi semua anggota B adalah anggota A, jadi B ⊂ A. C. Dua Himpunan Ekuivalen Dua Himpunan yang dapat berkorespondensi satu-satu dikatakan dua himpunan yang saling ekuivalen. Jadi, dua himpunan yang ekuivalen berarti banyak anggotanya sama. Jika dua himpunan itu A dan B maka nA = nB. Notasi untuk menulis ekuivalen yaitu ∼. Jadi kalau A ekuivalen B dapat di tulis seperti ini A ∼ B. Contoh diagram venn nya seperti dibawah ini Jadi berdasarkan gambar diagram venn diatas, maka dapat kita lihat bahwa kedua himpunan itu tidak mempunyai anggota sekutu namun kedua himpunan itu mempunyai anggota yang banyaknya sama. Sehingga dapat dikatakan kedua himpunan itu berkorespondensi satu-satu artinya dapat dipasangkan satu-satu. D. Himpunan yang Saling Lepas Mari kita perhatikan gambar diagram venn di atas, S = {0,1,2,3} A = {1,2} B = {3} Adakah anggota A yang menjadi anggota B? Atau apakah ada anggota B yang menjadi anggota A? Kalau kedua himpunan tidak memiliki anggota sekutu maka dua himpunan tersebut dikatakan saling lepas. Arti dari sekutu adalah anggota yang dipunyai kedua himpunan yang dimaksud. Hal itu terlihat pada gambar diatas, bahwa anggota A dan B tidak mempunyai anggota sekutu, maksudnya tidak satupun anggota yang dipunyai bersama oleh kedua himpunan itu. E. Himpunan yang Saling tidak Lepas Seperti yang kita perhatikan pada gambar di atas, itulah gambar diagram venn dari dua himpunan yang saling tidak lepas. S = {1,2,3} A = {1,2} B = {2,3} 2 ∈ A sekaligus ∈ B 1 ∈ A, 1 ∈ B 3 ∈ B, 3 ∈ A Jadi dapat kita lihat bahwa Dari dua himpunan A dan B, A ⊄ B dan sebaliknya, maka Ada anggota sekutu anggota yang dipunyai bersama oleh A dan B Ada anggota A yang bukan anggota B Ada anggota B yang bukan anggota A. Dua himpunan itu dikatakan tidak saling lepas. Selain itu juga dua himpunan yang sama juga dikatakan tidak lepas himpunan bagian juga dikatakan tidak saling lepas. Untuk memperdalam pemahaman kita tentang, mencantumkan satu contoh soal dibawah 1 Dari himpunan-himpunan berikut, manakah yang ekuivalen? a {nama-nama hari dalam seminggu} b {bilangan asli kurang dari 10}